Ini Dia Wakil Indonesia yang Masuk 200 Perusahaan Terbaik se-Asia

Forbes baru saja merilis 200 perusahaan se-Asia yang mendapat predikat terbaik yang diukur dari sisi omzet di bawah US$ 1 miliar atau Rp 9,5 triliun.

Perusahaan ini merupakan kelas 'menengah ke bawah'. Dikutip detikFinance, Jumat (2/8/2013), Forbes merangkum berdasarkan perolehan omzet di Juli 2013.

Wakil dari China tercatat yang paling banyak mendapat predikat tersebut. China termasuk Hong Kong mengirimkan wakilnya mencapai 63 perusahaan. Dalam daftar tersebut terdapat beberapa perusahaan asal Indonesia.

Siapa saja? Yuk, lihat satu per satu.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Penjualan: US$ 254 juta atau Rp 2,4 triliun
Karyawan: 1.172
Laba Bersih: US$ 124 juta
Laba Operasi: US$ 131 juta
Kapitalisasi Pasar: US$ 1,46 miliar

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) adalah developer real estate. Alam Sutera mendirikan sebuah kawasan terpadu (mixed-use development) di atas lahan seluas lebih dari 700 hektar di wilayah Serpong, Tangerang.

Kawasan yang mulai dikembangkan sejak tahun 1994 lalu ini telah menjelma menjadi sebuah kota mandiri yang mapan, dinamis dan menjadi primadona di wilayah barat Jakarta.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Penjualan: US$ 387 juta atau Rp 3,67 triliun
Laba Bersih: US$ 134 juta
Laba Operasi: US$ 158 juta
Kapitalisasi Pasar: US$ 2,79 miliar

PT Bumi Serpong Damai (BSDE) merupakan real estate developer. Bumi Serpong Damai memiliki proyek khusus yang mengembangkan sebuah 'kota baru'.

Dengan luas area lebih kurang separuh dari kota Paris, BSD merupakan sebuah perencanaan tata kota paling ambisius di Indonesia yang memiliki fasilitas lengkap berupa perumahan, serta area komersil dan bisnis. Dengan luas sekitar 6.000 hektar, BSD masih menyisakan 3/4 luas lahan yang menantikan pembangunan selanjutnya. Dalam proyek maha luas ini, tersimpan sebuah kesempatan berinvetasi yang begitu menarik.

BSD telah berdiri sejak 19 tahun lalu. Pada tahun 2003, proyek raksasa ini sepenuhnya dikelola oleh Sinarmas Developer and Real Estate, anak perusahaan Sinarmas, salah satu developer terkemuka di Indonesia.

PT Bumitama Agri

Penjualan: US$ 366 juta atau Rp 3,47 triliun
Karyawan: 12.600
Laba Bersih : US$ 82 juta
Laba Operasi : US$ 135 juta
Kapitalisasi Pasar : US$ 1,38 miliar

Bumitama Agri Ltd adalah salah satu produsen minyak sawit yang cukup besar di Indonesia. Bumitama Agri memiliki luas areal kebun inti 87.851 hektar dan kebun plasma 31.311 hektar. Pada, 19 Desember 2011, anak perusahaan yakni PT Bumitama Gunajaya Agro, mengakuisisi 15% saham PT Agro Sejahtera Manunggal, PT Windu Nabatindo Sejahtera, PT Bumitama Gunajaya Abadi dan PT Windu Nabatindo Abadi. Pada bulan April 2012, Great Wellpoint Pacific Holdings Ltd mengakuisisi 52,6% saham.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Penjualan: US$ 359 juta atau Rp 3,41 triliun
Karyawan: 1.551
Laba Bersih: US$ 83 juta
Laba Operasi: US$ 115 juta
Kapitalisasi Pasar: US$ 1,52 miliar

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) merupakan developer atau pengembang properti besar di Indonesia. Summarecon mengembangkan 'kota', rumah residensial hingga properti mal.

Dengan memiliki dua lokasi utama yaitu Kelapa Gading yang memiliki luas lahan 500 hektar dan Gading Serpong yang mempunyai luas area sebesar 1500 hektar, perusahaan ini memiliki belasan proyek properti.

Ditulis Oleh : enjol // 7:38 PM
Kategori:

 
Powered by Blogger.