BSD Incar Penjualan Properti 5 Triliun dari Anak Usaha Baru

Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) incar penjualan properti Rp 5 triliun dari kawasan komersial yang dikelola anak usahanya, PT Bumi Parama Wisesa (BPW). Anak usaha ini merupakan hasil patungan dengan perusahaan asal negeri jiran, Hongkong Land.

Anak usahanya itu akan menggarap beberapa proyek properti wilayah BSD City di atas tanah seluas 68 ha termasuk di dalamnya kawasan komersial.

Director and Corporate Secretary BSDE Hermawan Wijaya menilai kemitraan dengan perusahaan asing itu berdampak positif pada reputasi dan prospek bisnis BSDE dan Sinar Mas Land selaku induk perseroan.

"Hal ini secara signifikan akan mendorong kinerja kami di 2013 dan di tahun-tahun berikutnya. Kami juga akan terus membangun proyek-proyek baru di beberapa area yang merupakan target penyelesaian pada tahun 2020," kata Hermawan dalam keterangan tertulis, Rabu (20/2/2013).

"Saat ini terdapat permintaan yang kuat untuk hunian kelas premium dan ekslusif di BSD City. Beberapa hunian kelas high ends telah laku terjual, dengan adanya proyek ini diharapkan bisa memenuhi permintaan segmen tersebut di kawasan BSD City," tambahnya.

Hermawan menambahkan, kawasan tersebut menargetkan ekspatriat serta konsumen kelas premium yang akan berkantor di sekitar kawasan komersial BSD City. Beberapa institusi pendidikan terkemuka dan perusahaan besar yang telah dibuka pada kawasan BSD City ini, di antaranya Unilever, Trakindo, Jakarta Nanyang School, Swiss German University, Prasetya Mulya, Sinar Mas World Academy, Binus International Sschool and banyak perusahaan multinasional lainya.

Tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi, ditambah dengan inflasi yang rendah, diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan lebih lanjut di sektor properti di Indonesia.

"Menjalin kemitraan strategis dengan Hongkong Land untuk mengembangkan produk-produk high end adalah salah satu cara kami untuk meningkatkan penjualan," ujar Hermawan.

Ditulis Oleh : enjol // 5:08 PM
Kategori:

 
Powered by Blogger.