Sinarmas Bangun Gedung MICE Terbesar

Fasilitas konvensi terbesar ini akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar di kawasan BSD City, dengan luas bangunan mencapai 150.000 meter persegi. Didukung oleh kemudahan akses melalui Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), convention and exhibition hall yang mengusung tema bangunan ramah lingkungan (green building) ini rencananya akan memiliki fasilitas yang sangat lengkap dengan memenuhi standar internasional. Pembangunan gedung konvensi dan eksibisi terbesar di Indonesia ini akan dimulai tahun 2012 dan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2013. Dalam kerja sama ini, juga akan didukung oleh Pico, sebuah perusahaan di bidang meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) dari Hongkong yang telah berpengalaman mengadakan event besar berskala internasional. Presiden Komisaris (Chairman) Kompas Gramedia Jakob Oetama mengatakan, kerja sama ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya variasi event dan pameran yang diadakan di Indonesia setiap tahunnya, sedangkan venue yang memenuhi standar internasional hanya sedikit jumlahnya. “Pameran bertaraf internasional membutuhkan convention and exhibition hall dengan standar lebih lengkap dan harus memenuhi semua aspek pendukung, seperti lokasi, kapasitas, spesifikasi, dan fasilitas,” kata Jakob. Sementara itu, Chairman Sinarmas Land Muktar Wijaya mengungkapkan, ini merupakan awal baru terjalinnya kerja sama yang dapat menguntungkan satu sama lain. “Diharapkan kerja sama ini akan menjadi awal yang menandakan perkembangan bagi dunia MICE di Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar," kata Muktar. Bisnis MICE menjanjikan peluang yang besar di Tanah Air mengingat banyaknya event dan pameran yang diadakan di Indonesia setiap tahun, baik yang bertaraf lokal, nasional, hingga internasional. Terlebih lagi, hal tersebut juga didukung dengan semakin berkembangnya perusahaan penyelenggara pameran dan pendukung, seperti event organizer dan kontraktor. Bisnis ini dari tahun ke tahun terus mengalami pertumbuhan. Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) mencatat jumlah pameran di Indonesia pada 2010 adalah 265 pameran dan meningkat menjadi 324 pameran pada 2011. Hal ini mengindikasikan bisnis MICE merupakan bisnis yang memiliki prospek menarik di Tanah Air. Hal ini juga didukung oleh semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia serta stabilnya nilai rupiah yang mengundang investor dan exhibitor untuk menyelenggarakan acara di Indonesia. Besarnya populasi penduduk juga menjadi salah satu daya tarik penyelenggaraan MICE di Indonesia. Di sisi lain, saat ini hanya sedikit venue di Indonesia yang memenuhi standar internasional untuk menangkap peluang penyelenggaraan pameran bertaraf internasional, sedangkan pertumbuhan kota-kota di Indonesia terus meningkat. Inilah yang menjadi salah satu alasan Kompas Gramedia dan Sinarmas Land membangun convention and exhibition hall yang direncanakan akan menjadi yang terbesar di Indonesia. Di negara Asia lainnya, Singapura memiliki Marina Bay Sands dengan luasan 120.000 m², Bangkok dengan IMPACT convention hall dengan luasan 140.000 m², dan juga Shanghai New International Expo Centre (SNIEC) dengan luasan mencapai 300.000 m². Melalui pembangunan convention and exhibition hall terbesar di Indonesia ini, Kompas Gramedia dan Sinarmas Land ingin mendukung MICE industri Tanah Air untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan, seperti world conferences, international exhibition, theaterical performances, meeting, music concerts, gala dinner, dan private launches. Keseriusan Kompas Gramedia dalam mengembangkan bisnis MICE di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Kompas Gramedia telah memiliki pengalaman membangun convention and exhibition hall, seperti Gramedia Expo Surabaya, Gramedia Expo Medan, dan Nusa Dua Indonesia di Bali. Selain itu, juga tengah mempersiapkan pembangunan convention and exhibition hall di kota Makassar. Sementara itu, Sinarmas Land sendiri merupakan anak perusahaan dari Sinar Mas Group yang bergerak di bidang real estate dan properti yang sudah terbentuk sejak tahun 1998. Pengalaman panjang Sinarmas Land dalam mengembangkan berbagai properti bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri, seperti Amerika Serikat, China, Malaysia, dan Singapura. Di Indonesia, Sinarmas Land menaungi PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) yang telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan yang telah go public sejak tahun 1994. Pada Desember 2010, resmi menjadi anak perusahaan BSD sehingga saat ini BSD tercatat sebagai salah satu perusahaan properti dengan kapitalisasi pasar terbesar pada BEI. (KSP)

Ditulis Oleh : enjol // 7:53 PM
Kategori:

 
Powered by Blogger.